Panduan IELTS Speaking Part 3: Teknik Diskusi dan Contoh Jawaban Band 7+

IELTS Speaking Part 3 adalah bagian diskusi dua arah berdurasi 4-5 menit di mana penguji mengajukan pertanyaan abstrak dan konseptual yang berkaitan dengan topik Part 2. Kalau Part 1 menanyakan tentang kehidupan pribadi Kamu dan Part 2 meminta monolog tentang pengalaman spesifik, Part 3 menguji kemampuan Kamu berpikir kritis dan berdiskusi tentang isu yang lebih luas dalam bahasa Inggris.
Daftar Isi
Part 3 adalah bagian yang paling sulit dari keseluruhan tes Speaking. Pertanyaannya tidak bisa diprediksi secara spesifik, dan Kamu harus merespons secara spontan tanpa waktu persiapan. Banyak peserta yang performanya bagus di Part 1 dan Part 2 tapi tiba-tiba menurun di Part 3 karena mereka tidak terbiasa membahas topik abstrak seperti “Do you think technology has changed the way people communicate?” atau “Why do some cultures value tradition more than others?” Artikel ini akan mengajarkan teknik memperluas jawaban, frasa untuk menyampaikan opini yang kompleks, dan cara mempertahankan fluency bahkan saat topiknya sulit.
Format dan Perbedaan Part 3 dari Part 1
IELTS Speaking Part 3 berlangsung selama 4-5 menit dan berisi sekitar 5-8 pertanyaan yang semakin mendalam. Perbedaan utamanya dengan Part 1 terletak pada level abstraksi: Part 1 menanyakan fakta personal (“Do you like reading?”), sedangkan Part 3 meminta analisis (“Why do you think fewer young people read books nowadays?”).
| Aspek | Part 1 | Part 3 |
|---|---|---|
| Durasi | 4-5 menit | 4-5 menit |
| Jenis pertanyaan | Personal dan faktual | Abstrak dan analitis |
| Jawaban ideal | 2-3 kalimat | 4-6 kalimat |
| Contoh | “Do you like shopping?” | “How has online shopping changed consumer behaviour?” |
| Yang dinilai | Kemampuan bicara tentang hal familiar | Kemampuan berdiskusi, menganalisis, dan mengevaluasi ide |
Fakta penting: Menurut band descriptor resmi IELTS, perbedaan terbesar antara band 6 dan band 7 di Speaking adalah kemampuan membahas topik yang tidak familiar dengan fluency yang sama seperti topik familiar. Band 6 melambat dan ragu-ragu di Part 3, sedangkan band 7 tetap lancar.
5 Jenis Pertanyaan Part 3 dan Cara Menjawabnya
Pertanyaan Part 3 bisa dikategorikan ke dalam lima jenis. Mengenali jenisnya akan membantu Kamu menentukan pendekatan jawaban yang tepat.

Jenis 1: Opinion (Pendapat)
Penanda: “Do you think…?”, “What’s your opinion on…?”, “Do you agree that…?”
Cara menjawab: Nyatakan posisi → Jelaskan alasan → Berikan contoh
Contoh: “Do you think children should learn to cook at school?”
Jawaban: “I definitely think so. Cooking is a fundamental life skill that many young people lack nowadays. If schools included it in the curriculum, students would learn about nutrition, budgeting, and self-sufficiency. For example, in Japan, students actually prepare and serve school lunches themselves, which teaches them responsibility and teamwork.”
Jenis 2: Compare (Perbandingan)
Penanda: “What are the differences between…?”, “How has X changed compared to…?”, “Is X more important than Y?”
Cara menjawab: Sebutkan kesamaan singkat → Fokus pada perbedaan → Beri contoh konkret
Contoh: “How is education different now compared to your parents’ generation?”
Jawaban: “The biggest shift I can think of is accessibility. My parents’ generation relied almost entirely on textbooks and classroom lectures, whereas today students have unlimited resources at their fingertips through the internet. Having said that, I think the core challenge remains the same — motivation. No amount of technology can replace a student’s genuine desire to learn.”
Jenis 3: Cause/Reason (Penyebab)
Penanda: “Why do you think…?”, “What are the reasons for…?”, “What causes…?”
Cara menjawab: Identifikasi 2 penyebab utama → Jelaskan masing-masing → Hubungkan satu sama lain
Jenis 4: Predict/Speculate (Prediksi)
Penanda: “Do you think X will change in the future?”, “What might happen if…?”, “How do you see X developing?”
Cara menjawab: Akui ketidakpastian → Berikan prediksi + alasan → Tambahkan kemungkinan alternatif
Jenis 5: Evaluate (Evaluasi)
Penanda: “Is this a positive or negative development?”, “What are the advantages and disadvantages?”, “How effective is…?”
Cara menjawab: Akui kedua sisi → Nyatakan posisi Kamu → Jelaskan mengapa
Teknik Memperluas Jawaban: Framework PEEL untuk Speaking
Framework PEEL yang digunakan di Writing Task 2 juga bisa diadaptasi untuk Speaking Part 3. Bedanya, di Speaking Kamu tidak perlu seformal tulisan. Versi speaking dari PEEL terlihat seperti ini:

| Komponen | Di Writing | Di Speaking Part 3 |
|---|---|---|
| Point | Topic sentence formal | “I think the main issue is…”, “In my opinion…”, “I’d say that…” |
| Explain | Penjelasan tertulis | “What I mean by that is…”, “The reason I say that is…”, “Basically…” |
| Example | Contoh formal/data | “For example, in my country…”, “I’ve noticed that…”, “Take X for instance…” |
| Link/Wrap | Kalimat penutup paragraf | “So overall…”, “That’s why I believe…”, “…which is why I think this matters.” |
Dengan framework ini, setiap jawaban Part 3 Kamu akan terdiri dari 4-6 kalimat yang terstruktur tanpa terdengar kaku. Penguji akan mendengar argumen yang jelas, bukan hanya opini yang mengambang.
Frasa Band 7+ untuk Diskusi Abstrak
Di Part 3, Kamu perlu kosakata yang lebih sophisticated dari Part 1 karena topiknya lebih serius. Tapi ingat: sophisticated bukan berarti rumit. Yang penting adalah Kamu bisa menyampaikan nuansa pemikiran — setuju sebagian, mengakui sisi lain, atau menunjukkan ketidakpastian.
Menyampaikan Opini yang Bernuansa
| Fungsi | Frasa Band 7+ |
|---|---|
| Setuju kuat | “I strongly believe that…”, “There’s no doubt in my mind that…”, “I’m firmly of the opinion that…” |
| Setuju sebagian | “To a certain extent, yes…”, “I’d largely agree, although…”, “There’s some truth to that, but…” |
| Tidak setuju sopan | “I see where you’re coming from, but…”, “That’s an interesting point, however…”, “I’d actually argue the opposite…” |
| Mengakui sisi lain | “Having said that…”, “On the flip side…”, “That said, it’s worth considering…” |
| Spekulasi | “It’s hard to say for certain, but…”, “If I had to guess, I’d say…”, “I imagine that in the future…” |
Frasa untuk Membeli Waktu Berpikir
Di Part 3, wajar untuk butuh waktu berpikir sebelum menjawab pertanyaan yang sulit. Tapi diam selama 5 detik tanpa berkata apa-apa akan menurunkan skor Fluency. Gunakan frasa berikut untuk mengisi jeda sambil berpikir:
“That’s an interesting question. Let me think about that for a moment…”
“Hmm, I haven’t really thought about that before, but I suppose…”
“That’s a tricky one. Off the top of my head, I’d say…”
“Well, there are several ways to look at this…”
Contoh Jawaban Band 7+ untuk Berbagai Jenis Pertanyaan
Opinion: “Do you think social media has more advantages or disadvantages for young people?”
“I think it’s a double-edged sword, to be honest. On one hand, social media gives young people access to communities and information that previous generations simply didn’t have. A teenager in a rural area can connect with like-minded people worldwide, which can be incredibly empowering. On the flip side, though, the constant comparison and pressure to present a perfect life online has been linked to rising anxiety rates among adolescents. So overall, I’d say the platform itself is neutral — it’s how it’s used that determines whether it’s beneficial or harmful.”
Compare: “How has the way people travel changed over the last few decades?”
“The most obvious change is how much more accessible travel has become. Budget airlines and booking apps have made it possible for people with modest incomes to fly internationally, whereas a generation ago, overseas travel was really only for the wealthy. Having said that, I think the nature of travel has also shifted. People nowadays tend to prioritise experiences over luxury — you see more backpackers and homestay travellers than before. Whether that’s better or worse is debatable, but it certainly means more cultural exchange.”
Predict: “Do you think physical books will disappear in the future?”
“Honestly, I doubt they’ll disappear entirely. E-books and audiobooks have definitely gained popularity, especially for convenience, but there’s something about holding a physical book that digital versions just can’t replicate. I think what’s more likely is that physical books will become more of a niche product, almost like vinyl records in the music industry — people who love them will continue buying them, but the mainstream market will gradually shift digital.”
5 Kesalahan yang Menurunkan Skor di Part 3
- Jawaban terlalu pendek. “Yes, I think so” tanpa pengembangan tidak akan pernah mendapat band 7. Part 3 membutuhkan jawaban 4-6 kalimat minimum. Gunakan framework PEEL untuk mengembangkan setiap jawaban.
- Kembali ke jawaban personal. Pertanyaan Part 3 bersifat umum, bukan personal. Kalau ditanya “Why do people travel?” jangan jawab “I travel because I like beaches.” Jawab dari perspektif yang lebih luas: “People travel for various reasons, but I think the primary motivation is…”
- Tidak menunjukkan nuansa. Menjawab setiap pertanyaan dengan “I agree” atau “I disagree” tanpa mengakui sisi lain menunjukkan pemikiran yang dangkal. Band 7 menunjukkan kemampuan mempertimbangkan berbagai perspektif.
- Diam terlalu lama saat berpikir. Jeda 2-3 detik itu normal. Jeda 5+ detik tanpa filler phrase akan menurunkan skor Fluency. Gunakan frasa “buying time” yang sudah dibahas di atas.
- Menggunakan kosakata yang terlalu sederhana. Part 3 menuntut level kosakata yang lebih tinggi dari Part 1. Menggunakan “good/bad/important” berulang kali menunjukkan range kosakata yang terbatas. Ganti dengan “beneficial/detrimental/crucial” secara natural.
(FAQ) Frequently Asked Questions
Apakah Part 3 lebih penting dari Part 1 untuk skor?
Tidak ada bagian yang "lebih penting" karena semua tiga bagian dinilai secara keseluruhan dalam satu skor Speaking. Tapi Part 3 memberikan lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan bahasa tingkat tinggi karena pertanyaannya lebih kompleks dan jawaban yang diharapkan lebih panjang.
Bagaimana kalau saya tidak tahu apa-apa tentang topik Part 3?
Akui dengan jujur lalu tetap berikan opini. Katakan "I'm not an expert on this, but from what I've observed..." lalu berikan pandangan berdasarkan common sense atau pengalaman umum. Penguji tidak mengharapkan jawaban yang benar secara akademis, hanya kemampuan Kamu berdiskusi dalam bahasa Inggris.
Apakah bisa mengubah pendapat di tengah jawaban?
Bisa, dan justru ini menunjukkan kemampuan berpikir yang matang. Kamu bisa bilang "Actually, now that I think about it..." lalu ubah arah jawaban. Ini terdengar natural dan menunjukkan fleksibilitas berpikir, asalkan Kamu tetap sampai pada kesimpulan yang jelas.
Di mana bisa latihan Speaking Part 3 secara gratis?
Di mana bisa latihan Speaking Part 3 secara gratis?
Penutup
IELTS Speaking Part 3 memang bagian tersulit dari seluruh tes Speaking, tapi juga merupakan kesempatan terbesar untuk menunjukkan kemampuan bahasa Inggris tingkat tinggi. Kunci utamanya: gunakan framework PEEL versi speaking untuk setiap jawaban, tunjukkan nuansa pemikiran dengan frasa seperti “having said that” atau “to a certain extent”, dan jangan pernah menjawab dengan hanya satu kalimat.
Untuk latihan langsung, coba modul gratis IELTS Speaking Part 3 di website kami. Pastikan juga Kamu sudah solid di Part 1 dan Part 2 sebelum fokus di Part 3. Kalau Kamu butuh bimbingan intensif dengan tutor untuk memastikan speaking Kamu benar-benar mencapai band 7, cek kelas IELTS online di Bahasa Inggris Net.

