#SemuaBisaBahasaInggris
IELTS · Speaking

IELTS Speaking Part 3 adalah bagian terakhir dan paling menantang dari tes berbicara: sebuah diskusi dua arah 4-5 menit dengan penguji tentang ide-ide yang lebih abstrak dan umum, yang masih berkaitan dengan tema kartu di Part 2. Di sini Kamu dituntut beropini, memberi alasan, membandingkan, dan berspekulasi — bukan sekadar bercerita tentang dirimu. Panduan ini menjelaskan format, perbedaannya dengan Part 1, cara penilaian, jenis pertanyaan, strategi mengembangkan jawaban, serta tiga contoh lengkap dengan audio.

Durasi 4-5 menit Format Diskusi 2 Arah Topik Abstrak / Umum Penilaian 4 kriteria
Jawaban Singkat

IELTS Speaking Part 3 adalah bagian ketiga (terakhir) tes berbicara, berupa diskusi dua arah selama 4-5 menit dengan penguji. Pertanyaannya lebih abstrak dan umum — tentang masyarakat, opini, dan tren — serta masih berkaitan dengan tema kartu di Part 2. Kamu diharapkan memberi jawaban yang berkembang: opini, alasan, contoh, dan perbandingan. Dinilai pada empat kriteria yang masing-masing bernilai 25%: Fluency & Coherence, Lexical Resource, Grammatical Range & Accuracy, dan Pronunciation.

Apa Itu IELTS Speaking Part 3?

IELTS Speaking Part 3 adalah bagian terakhir dari tes berbicara, berupa diskusi dua arah antara Kamu dan penguji. Pertanyaannya berkembang dari tema kartu Part 2, tetapi jauh lebih luas dan abstrak — tidak lagi tentang pengalaman pribadimu, melainkan tentang masyarakat, kecenderungan umum, dan opini.

Misalnya, jika Part 2 memintamu mendeskripsikan sebuah buku, Part 3 mungkin menanyakan: "Apakah membaca buku masih penting di era digital?" atau "Bagaimana kebiasaan membaca berubah dibandingkan masa lalu?". Inilah bagian yang menguji kemampuanmu berpikir dan berargumen dalam Bahasa Inggris.

Bagian tersulit — tapi paling menentukan

Karena pertanyaannya abstrak dan jawabannya harus berkembang, Part 3 paling memperlihatkan kemampuan Bahasa Inggrismu yang sebenarnya. Kuncinya bukan jawaban yang "benar", melainkan jawaban yang dikembangkan dengan alasan dan contoh.

Format & Alur Part 3

Part 3 mengambil sekitar 4-5 menit terakhir dari total tes Speaking (11-14 menit):

TahapWaktuYang Terjadi
Diskusi dua arah4-5 mntPenguji mengajukan pertanyaan abstrak yang berkaitan dengan tema Part 2.
Pertanyaan susulanPenguji bisa menggali lebih dalam: "Why?", "Can you give an example?", "Do you agree?".
PenutupPenguji mengakhiri tes setelah cukup menilai kemampuanmu.

Tidak ada waktu persiapan di Part 3 — Kamu menjawab langsung. Tapi tidak apa-apa mengambil jeda berpikir singkat sebelum menjawab pertanyaan yang sulit.

Perbedaan Part 1 & Part 3

Banyak peserta kaget dengan lompatan dari Part 1 ke Part 3. Inilah bedanya:

AspekPart 1Part 3
TopikPribadi & sehari-hari (diri sendiri)Abstrak & umum (masyarakat)
Panjang jawaban2-4 kalimatJawaban berkembang (4-6+ kalimat)
FokusInformasi tentang dirimuOpini, alasan, perbandingan, prediksi
Tingkat kesulitanPemanasanPaling menantang

Bagaimana Part 3 Dinilai?

Sama seperti Part 1 dan 2, performamu dinilai pada empat kriteria, masing-masing bernilai 25%:

KriteriaYang Dinilai (khusus Part 3)
Fluency & CoherenceKemampuan menyusun jawaban panjang yang runtut dengan kata penghubung.
Lexical ResourceKosakata untuk beropini, membandingkan, dan membahas ide abstrak.
Grammatical Range & AccuracyKalimat kompleks & beragam tense (termasuk pengandaian/spekulasi).
PronunciationKejelasan pengucapan sepanjang diskusi — bukan soal aksen.
Isi opinimu tidak dinilai — cara penyampaiannya yang dinilai

Tidak ada jawaban benar atau salah di Part 3. Penguji menilai bagaimana Kamu menyampaikan ide (kelancaran, kosakata, tata bahasa), bukan setuju atau tidaknya ia dengan pendapatmu. Jadi jangan takut beropini.

Jenis Pertanyaan Part 3 (Variasi)

Pertanyaan Part 3 menggali ide dengan beberapa pola. Kenali jenisnya agar Kamu tahu arah jawaban:

JenisContoh Pertanyaan
OpiniWhat do you think about…? / Do you think…?
Alasan (sebab)Why do you think…? / What are the reasons for…?
PerbandinganHow is… different from the past? / What's the difference between…?
Masa depan / prediksiHow will… change in the future? / Do you think… will…?
Untung & rugiWhat are the advantages and disadvantages of…?
Pengandaian (hypothetical)What would happen if…? / How would…?

Cara Menjawab (Strategi Pemula)

Gunakan kerangka sederhana ini agar setiap jawaban berkembang dan terstruktur:

  1. Nyatakan pendapat/jawaban langsung

    Mulai dengan "I think…", "In my opinion…", atau "I'd say…" agar penguji langsung tahu posisimu.

  2. Beri alasan

    Jelaskan kenapa: "This is mainly because…" atau "The main reason is that…". Alasan adalah inti jawaban Part 3.

  3. Beri contoh atau perbandingan

    Perkuat dengan "For example…" atau "Compared to the past…". Contoh nyata membuat argumenmu meyakinkan.

  4. Pertimbangkan sisi lain (opsional)

    Tunjukkan pemikiran seimbang: "That said…" atau "On the other hand, some people might argue…".

  5. Gunakan bahasa spekulasi untuk masa depan

    Untuk pertanyaan prediksi, pakai "might", "could", "probably", "I expect…" untuk menunjukkan ragam tata bahasa.

Ingat rumusnya: Opini → Alasan → Contoh

Kalau ragu, jawab dengan tiga lapis ini saja sudah cukup untuk membuat jawaban Part 3 yang kuat. Tambahkan "sisi lain" bila Kamu masih punya waktu dan ide.

Contoh Pertanyaan & Jawaban (dengan Audio)

Berikut tiga contoh pertanyaan Part 3 bertema teknologi & komunikasi, masing-masing dengan jawaban model dan audio. Perhatikan bagaimana tiap jawaban dikembangkan dengan opini, alasan, dan contoh.

Jenis: Opini

"Do you think technology has made communication between people better or worse?"

Jawaban Model

That's an interesting question. In my opinion, technology has made communication far more convenient, although it does have some downsides. On the positive side, apps like video calls let people stay in touch with family and friends abroad instantly, which was almost impossible a few decades ago. However, I do think it has reduced the quality of face-to-face interaction, because people often spend more time looking at their phones than talking to those around them. So overall, I'd say it's a mixed picture, but personally I believe the benefits outweigh the drawbacks.

► Dengar Contoh Jawaban

Belum bisa diputar? Unduh audio (MP3).

Jenis: Perbandingan (dulu vs sekarang)

"How has the way people communicate changed compared to the past?"

Jawaban Model

It has changed dramatically. In the past, people mainly relied on letters or landline phones, so communication was slower and more formal. Nowadays, with smartphones and social media, we can send a message and get a reply within seconds, no matter where the other person is. Another big difference is that communication has become more visual — people now share photos, videos, and even emojis instead of just words. While this makes things faster and more fun, I sometimes feel that older forms of communication, like handwritten letters, were more personal and thoughtful.

► Dengar Contoh Jawaban

Belum bisa diputar? Unduh audio (MP3).

Jenis: Masa Depan / Prediksi

"How do you think technology will change the way we work in the future?"

Jawaban Model

I think technology will transform the workplace quite significantly. For one thing, remote work will probably become even more common, as tools for online collaboration keep improving, so people may no longer need to commute to an office every day. In addition, I believe artificial intelligence could take over many repetitive tasks, which might free workers to focus on more creative and strategic work. Of course, this may also mean that some jobs disappear, so people will need to keep learning new skills. Overall, I expect work to become more flexible, but perhaps more competitive as well.

► Dengar Contoh Jawaban

Belum bisa diputar? Unduh audio (MP3).

Perhatikan polanya

Tiap jawaban: opini langsung → alasan → contoh/perbandingan, lalu sering ditutup dengan pandangan seimbang. Jawaban prediksi memakai bahasa spekulasi ("will probably", "could", "might", "I expect") — persis yang menaikkan skor Grammatical Range.

Tips Skor Tinggi (Ramah Pemula)

  • Kembangkan jawaban (4-6 kalimat). Jawaban Part 3 harus lebih panjang dan dalam daripada Part 1.
  • Pakai kerangka Opini → Alasan → Contoh. Ini cara tercepat membuat jawaban terstruktur.
  • Gunakan discourse markers. "In my opinion", "That said", "On the other hand", "For instance" membuat jawaban mengalir.
  • Pakai bahasa spekulasi untuk masa depan. "will", "might", "could", "probably" menunjukkan ragam tata bahasa.
  • Boleh ambil jeda berpikir. "That's a good question" atau "Let me think for a second" lebih baik daripada terdiam.
  • Jangan takut beropini. Isi opini tidak dinilai — yang penting cara penyampaiannya jelas dan berkembang.
  • Bahas dua sisi bila bisa. Menunjukkan pemikiran seimbang menaikkan Coherence & Lexical Resource.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jawaban sependek Part 1. Jawaban 1-2 kalimat terlalu pendek untuk Part 3.
  • Beropini tanpa alasan/contoh. "Yes, I agree." saja tidak cukup — selalu jelaskan kenapa.
  • Takut "salah jawab". Isi opini tidak dinilai; yang penting Kamu mengembangkannya.
  • Diam lama tanpa pengisi. Gunakan frasa berpikir alih-alih terdiam.
  • Bahasa terlalu sederhana. Coba sisipkan kalimat kompleks & kosakata yang lebih tepat.
  • Melenceng dari pertanyaan atau menghafal. Dengarkan baik-baik dan jawab sesuai yang ditanyakan.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu IELTS Speaking Part 3?

IELTS Speaking Part 3 adalah bagian terakhir tes berbicara, berupa diskusi dua arah 4-5 menit dengan penguji. Pertanyaannya lebih abstrak dan umum, berkaitan dengan tema kartu Part 2, dan menuntut jawaban yang dikembangkan dengan opini, alasan, serta contoh.

Berapa lama Part 3 dan apa bedanya dengan Part 1?

Part 3 berlangsung sekitar 4-5 menit. Bedanya dengan Part 1: topik Part 3 abstrak dan umum (bukan pribadi), jawabannya harus lebih panjang dan berkembang, serta berfokus pada opini, alasan, perbandingan, dan prediksi.

Pertanyaan seperti apa yang muncul di Part 3?

Pertanyaannya menggali ide dengan pola seperti opini (what do you think), alasan (why), perbandingan (dulu vs sekarang), prediksi masa depan, untung-rugi, dan pengandaian (what would happen if). Semuanya berkaitan dengan tema Part 2.

Apakah ada jawaban yang benar atau salah?

Tidak. Part 3 tidak menilai isi opinimu, melainkan cara penyampaiannya: kelancaran, kosakata, tata bahasa, dan pengucapan. Jadi Kamu bebas beropini selama jawabanmu dikembangkan dengan alasan dan contoh.

Bagaimana cara mengembangkan jawaban?

Gunakan kerangka Opini, lalu Alasan, lalu Contoh. Mulai dengan pendapatmu, jelaskan alasannya, beri satu contoh atau perbandingan, dan bila masih ada waktu pertimbangkan sisi lain. Untuk pertanyaan masa depan, gunakan bahasa spekulasi seperti might dan could.

Terakhir diperbarui - Juni 2026

Artikel ini disusun oleh tim bahasainggris.net untuk membantu peserta dari Indonesia mempersiapkan IELTS. Format dan kriteria penilaian mengacu pada panduan IELTS terbaru; selalu periksa ketentuan resmi di situs IELTS sebelum mengikuti tes.

Lengkapi Persiapan IELTS Kamu

Sudah menguasai ketiga bagian Speaking? Ulangi dari Part 1 atau asah kemampuan Writing-mu.

Katalog Pilihan Kelas

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
bahasa resmi di banyak negara dan menjadi bahasa internasional untuk komunikasi di bidang bisnis, pendidikan, teknologi, dan media.

Bahasa Inggris

Selamat datang di bahasainggris.net

Hi kak, Kami siap buat Kamu Cas-Cis-Cus bahasa Inggris