Skill 10 – Structure TOEFL ITP: Use Noun Clause Connectors

Pada dasarnya, kunci menaklukkan soal Structure TOEFL ITP tingkat lanjut adalah memahami Noun Clause yang memiliki peran ganda. Selain itu, sesuai dengan Panduan Lengkap: Structure & Written Expression TOEFL ITP, konektor Noun Clause adalah “multitasker” yang berfungsi sebagai penghubung dan sekaligus Subjek di dalam klausa itu sendiri. Oleh karena itu, pemahaman tentang peran ganda ini akan mencegah Kamu terjebak mencari subjek tambahan yang sebenarnya sudah diwakili oleh konektor tersebut.
Daftar Isi
Pertama-tama, di Skill 9, kita sudah sepakat bahwa Noun Clause adalah ‘anak kalimat’ yang naik pangkat jadi Subjek atau Objek. Selanjutnya, kita juga sudah hafal aturan internalnya: Connector + S + V (pola normal). Sebagai contoh, bandingkan dua kalimat ini:
- Skill 9: I know when he will arrive. (Konektor = when, Subjek = he)
- Skill 10: I know who will arrive. (Konektor = who, who juga Subjek dari will arrive)
Faktanya, apakah kamu melihat perbedaannya? Sebab, di contoh Skill 10, tidak ada Subjek terpisah setelah konektor who, karena who sudah merangkap jabatan! Oleh sebab itu, memahami konektor “multitasking” ini sangat penting karena strukturnya berbeda dan sering menjadi jebakan. Dengan demikian, sebagai partner belajarmu, Bahasa Inggris Net akan bantu kamu mengenali dan menguasai mereka.
1. Apa Saja “Use Noun Clause Connectors” Ini?
Kenyataannya, tidak semua Noun Clause Connector bisa merangkap jabatan seperti ini. Sebaliknya, hanya beberapa konektor tertentu yang bisa bertindak sebagai Konektor sekaligus Subjek di dalam klausanya. Oleh karena itu, perhatikan tabel “Use Noun Clause Connectors” berikut ini :
| KATA PENGHUBUNG (CONNECTORS/SUBJECTS) | Contoh Penggunaan |
|---|---|
| who (siapa – untuk orang) | I know who took the book. (who = Connector + Subjek dari ‘took’) |
| what (apa – untuk benda/ide) | What happened was unexpected. (What = Connector + Subjek dari ‘happened’) |
| which (yang mana – untuk benda/pilihan) | She chose which fit best. (which = Connector + Subjek dari ‘fit’) |
| whoever (siapapun) | Whoever comes late must wait. (Whoever = Connector + Subjek dari ‘comes’) |
| whatever (apapun) | He will do whatever is necessary. (whatever = Connector + Subjek dari ‘is’) |
| whichever (yang manapun) | Whichever arrives first wins. (Whichever = Connector + Subjek dari ‘arrives’) |
2. Tips Ampuh: Use Noun Clause Connectors
Secara khusus, Skill 10 adalah tentang cara khusus dalam Use Noun Clause Connectors, yaitu saat konektornya juga bertindak sebagai Subjek internal. Selanjutnya, mari kita bedah dua tips ampuh untuk menguasainya.
2.1. Tips Ampuh #1: Kenali Struktur Unik Connector/Subject + Verb
Pada dasarnya, ini adalah perbedaan fundamental antara Skill 9 dan Skill 10. Faktanya, ketika Noun Clause diawali oleh konektor multitasking (who, what, which, whoever, whatever, whichever) dan konektor itu sendiri adalah pelaku aksi atau yang dijelaskan oleh Verb di dalam Noun Clause, maka tidak ada Subjek terpisah lagi. Akibatnya, struktur internalnya langsung menjadi Connector/Subject + Verb.
Tentu saja, kenapa bisa begitu? Sebab, konektor tersebut sudah mengisi ‘slot’ Subjek di dalam klausanya. Oleh karena itu, menambahkan Subjek lain (seperti ‘he’, ‘she’, ‘it’) setelah konektor ini akan menciptakan kesalahan Double Subject internal.
Sebagai perbandingan, bandingkan lagi aturan berikut ini:
- Skill 9 (Butuh S terpisah): I know where she lives. (Yang ‘lives’ adalah ‘she’, ‘where’ hanya konektor tempat).
- Skill 10 (Connector = S): I know who lives there. (Yang ‘lives’ adalah ‘who’, ‘who’ adalah konektor sekaligus Subjek).
Cheat Code Skill 10: Pertama, setelah who, what, which, whoever, whatever, whichever, tanyakan: “Apakah kata ini pelaku/subjek dari verb berikutnya?”. Selanjutnya, jika YA, maka struktur setelahnya langsung Verb. Sebaliknya, jika TIDAK, maka harus ada Subjek + Verb (kembali ke aturan Skill 9).
- Contoh Benar (Skill 10): Tell me what happened. (‘what’ adalah subjek dari ‘happened’)
- Contoh Salah: Tell me what it happened. (Menambah ‘it’ padahal ‘what’ sudah subjek) ❌
Contoh Soal (Structure): Jebakan Subjek Tambahan
Soal:
The researchers are trying to determine _______ caused the unusual phenomenon.
(A) what
(B) what it
(C) it what
(D) that whatJawaban: (A) what
Analisis Rinci (Tips Ampuh #1):
Awalnya, kalimat ini butuh Noun Clause sebagai Objek dari verb determine. Kemudian, setelah rumpang, ada Verb (caused). Selanjutnya, pertanyaannya: siapa/apa yang ‘caused’? Tentu saja, jawabannya harus diisi oleh konektor itu sendiri. Jadi, kita butuh Connector/Subject.
- (A) what: Faktanya, ini bisa jadi Connector/Subject. Noun Clause: what caused… (‘what’ adalah subjek dari ‘caused’). Sesuai struktur Connector/Subject + Verb. Benar! ✅
- (B) what it: Sebaliknya, ini menambah Subjek ‘it’ setelah ‘what’. Ini melanggar Tips Ampuh #1 karena ‘what’ sudah jadi Subjek. Salah. ❌
- (C) & (D): Akibatnya, struktur konektor menjadi salah secara grammar. ❌
Contoh Soal (Error Analysis): Jebakan Subjek Tambahan
Soal: (Pilih bagian yang salah)
We need to find out who(A) he(B) left(C) the door open(D).
Jawaban: (B) he
Analisis Rinci (Tips Ampuh #1):
Pada kasus ini, Noun Clause di sini adalah Objek dari find out. Selanjutnya, konektornya adalah who (A). Kemudian, tanyakan: Siapa yang ‘left’ (C) the door open? Faktanya, jawabannya adalah ‘who’ itu sendiri. Oleh karena itu, ‘who’ berfungsi sebagai Connector/Subject. Lebih lanjut, menurut Tips Ampuh #1, tidak boleh ada Subjek tambahan setelahnya. Akibatnya, menambahkan he (B) adalah kesalahan fatal. ❌Perbaikan: We need to find out who left the door open.
2.2. Tips Ampuh #2: Posisi Tetap Sama (Subjek atau Objek Kalimat Utama)
Menariknya, meskipun struktur internal Noun Clause Skill 10 berbeda (Connector/Subject + Verb), fungsi keseluruhannya dalam kalimat utama tetap sama persis seperti Noun Clause Skill 9. Dengan kata lain, dia tetap berperan sebagai kata benda, yang berarti dia bisa menempati posisi:
- Sebagai Subjek Kalimat Utama: Pertama, seluruh Noun Clause ([Connector/Subject + Verb…]) muncul sebelum Verb utama. Selain itu, ingatlah bahwa Noun Clause sebagai Subjek hampir selalu dianggap tunggal.
- Sebagai Objek Kalimat Utama: Kedua, ia muncul setelah Verb utama atau setelah preposisi.
Kesimpulannya, jangan bingung dengan struktur internalnya. Faktanya, secara eksternal, dia tetaplah sebuah ‘benda’ (Noun) dalam struktur kalimat.
Contoh Soal (Structure): Konektor Multitasking sebagai Subjek
Soal:
_______ won the prize will receive a scholarship.
(A) Who
(B) The student
(C) Whoever
(D) That whoJawaban: (C) Whoever
Analisis Rinci (Tips Ampuh #2):
Pertama-tama, verb utama kalimat ini adalah will receive. Kemudian, bagian sebelumnya (_______ won the prize) adalah Subjek kalimat utama. Oleh karena itu, subjek ini harus berupa Noun Clause. Faktanya, di dalam Noun Clause ini, sudah ada Verb (won). Namun, ia butuh Connector/Subject (sesuai Tips Ampuh #1).
- (A) ‘Who’ bisa jadi Connector/Subject, tetapi ‘Whoever’ (Siapapun) lebih cocok maknanya dalam konteks “akan menerima beasiswa”.
- (B) ‘The student’ faktanya hanya Subjek biasa, bukan konektor. Akibatnya, jika dimasukkan, kalimat akan punya dua Verb (won dan will receive) tanpa konektor penghubung. Salah. ❌
- (C) ‘Whoever’ adalah Connector/Subject yang tepat secara struktur dan makna. Benar! ✅
- (D) Selain itu, ini mengandung Double Connector. Salah. ❌
Contoh Soal (Error Analysis): Verb Utama Hilang
Soal: (Pilih bagian yang salah)
Whatever(A) happened(B) yesterday(C) important(D).
Jawaban: (D) important
Analisis Rinci (Tips Ampuh #2):
Pada dasarnya, Noun Clause [Whatever happened yesterday] (A, B, C) berfungsi sebagai Subjek kalimat utama. Selanjutnya, setelah Subjek, harus ada Verb utama. Faktanya, kata important (D) adalah Adjective (kata sifat), bukan Verb. Akibatnya, kalimat ini kehilangan Verb utamanya (misalnya, ‘is’ atau ‘was’). ❌Perbaikan: Whatever happened yesterday is important.
3. Latihan Soal: Use Noun Clause Connectors
Latihan Soal Structure: Use Noun Clause Connectors (Skill 10)
Instructions
- This practice test consists of 10 questions.
- Questions 1-5: Choose the one word or phrase that best completes the sentence.
- Questions 6-10: Choose the one underlined part that is incorrect.
- The answer key and explanations will appear after you click ‘Submit’.
Result
Score: / 100
Correct Answers: /
Use '▼' to get correct answer and open each explanation.
Perhatian
Jawab semua soal sebelum ‘Submit’.
4. Mitos dan Fakta & Pertanyaan yang Sering Diajukan (F.A.Q)

Mitos: Klausa "who arrived late" itu sama dengan "the student who arrived late".
Fakta: Sangat berbeda fungsinya!
Noun Clause (Skill 10): [Who arrived late] must report. (Seluruh klausa adalah Subjek utama kalimat).
Adjective Clause (Skill 12): The student [who arrived late] must report. (Klausa 'who arrived late' hanya menjelaskan 'The student'. Subjek utamanya adalah 'The student').
Mitos: Pokoknya setelah kata WH- (what, who, which) HARUS ada Subjek + Verb.
Fakta: Salah besar! Ini hanya berlaku jika WH-word TIDAK berfungsi sebagai Subjek internal (aturan Skill 9). Jika WH-word adalah Subjek internalnya (pelaku aksi), struktur setelahnya langsung Verb (aturan Skill 10).
Bagaimana cara cepat membedakan kapan WH-word butuh S+V (Skill 9) dan kapan langsung V (Skill 10)?
Apakah WH-word itu sendiri adalah pelaku dari Verb di dalam Noun Clause?
Contoh 1: I know who came. (Siapa yang datang? Jawabannya 'who'. Berarti 'who' adalah Subjek -> Skill 10 -> Langsung Verb).
Contoh 2: I know when he came. (Siapa yangdatang? Jawabannya 'he'. 'When' hanya konektor -> Skill 9 -> Butuh S+V).
Apakah Noun Clause yang diawali Connector/Subject (Skill 10) selalu dianggap tunggal?
Umumnya YA, terutama jika konektornya whoever, whatever, whichever. Contoh: Whatever happens is.... Hati-hati dengan What: jika merujuk pada ide jamak, Verb utamanya bisa jamak (Contoh: What are needed are pencils), tapi ini jarang diuji.
Apakah konektor seperti 'where', 'when', 'why' bisa jadi Connector/Subject?
Tidak pernah. Konektor seperti where (tempat), when (waktu), why (alasan), dan how (cara) selalu berfungsi sebagai Adverb di dalam klausanya dan membutuhkan Subjek + Verb terpisah setelahnya (aturan Skill 9).
TOEFL ITP Prediction Test!
Pilihan ada di tanganmu: menebak-nebak skor dan mengambil risiko gagal saat tes resmi yang mahal, atau meluangkan waktu 2 jam hari ini untuk mengetahui letak kelemahanmu lewat Prediction Test yang akurat.
Siap melihat apakah kamu sudah bisa menembus skor aman 500+?
DAFTAR SEKARANG ⚠️ SKOR LANGSUNG KELUAR & E-CERTIFICATE READY ⚠️5. Kesimpulan: Waspadai Konektor yang Merangkap!
Pada akhirnya, Skill 10 adalah variasi penting dari Noun Clause. Oleh karena itu, ingatlah geng konektor multitasking: who, what, which, whoever, whatever, whichever. Bahkan, ketika mereka berfungsi sebagai Subjek di dalam klausanya sendiri, struktur setelahnya adalah langsung Verb, tanpa perlu Subjek tambahan.
Faktanya, jebakan utamanya adalah menambahkan Subjek yang tidak perlu setelah konektor ini. Oleh sebab itu, selalu gunakan tes “Apakah konektor ini pelaku aksi?” Misalnya, jika ya -> langsung Verb. Sebaliknya, jika tidak -> pakai S+V (Skill 9).
Kesimpulannya, jika Kamu ingin menguasai seluk-beluk klausa ini dan jebakan lainnya di TOEFL Structure, kami siap membantumu.
Kelas Private Grammar Online
Pilihan Terbaik Untuk: Menguasai Jebakan Struktur (Skill 9 & 10)
Bahkan, jika kamu masih bingung kapan pakai S+V dan kapan langsung V setelah konektor? Oleh karena itu, dapatkan bimbingan 1-on-1 untuk membedah tuntas semua pola klausa ini.
Apa yang Kamu Dapat:
- ✔️ 1 Pengajar : 1 Peserta (Super Fokus)
- ✔️ Jadwal Fleksibel Sesuai Kebutuhanmu
- ✔️ Bedah Tuntas Aturan Grammar yang Rumit
- ✔️ Latihan Terstruktur (Bukan cuma ‘feeling’)
Kelas Private TOEFL ITP Online
Pilihan Terbaik Untuk: Fokus Kejar Skor TOEFL (Termasuk Skill 10)
Faktanya, program ini adalah ‘pelatnas’ untukmu. Selanjutnya, tutor kami akan melatihmu mengenali semua jebakan soal Structure, termasuk konektor multitasking, agar kamu bisa menjawab cepat dan tepat.
Apa yang Kamu Dapat:
- ✔️ 1 Pengajar : 1 Peserta (Super Fokus)
- ✔️ Bebas Pilih Jam Belajar
- ✔️ Durasi 2 Bulan (20x Pertemuan Intensif)
- ✔️ Materi & Strategi Khusus Target Skor
E-Learning TOEFL ITP (Mandiri)
Pilihan Terbaik Untuk: Si Mandiri yang Ingin Hafal Pola
Selain itu, latih kemampuanmu mengenali pola Noun Clause Skill 10 kapan saja. Sebab, program E-Learning ini punya 60+ video pembahasan soal Structure yang bisa kamu ulang-ulang sampai paham.
Apa yang Kamu Dapat:
- ✔️ Simulasi Tes TOEFL ITP “REAL” Sesuai Standar
- ✔️ Penilaian Skor Otomatis
- ✔️ 60+ Video Pembahasan Soal Detail
- ✔️ Akses Fleksibel 24/7 Kapanpun & Dimanapun
Referensi:


